Segelas teh manis
favorit menemani saya menikmati matahari terbit pagi ini. Yang saya maksud
benar-benar sebuah pemandangan matahari terbit yang muncul dari kejauhan laut.
Tanpa halangan awan apalagi gedung-gedung bertingkat perkotaan. Yang ada hanya
cahaya jingga matahari, bukit-bukit kecil, langit biru, dan desiran angin laut
pagi. Beruntunglah mahkluk-mahkluk pagi seperti saya, lagipula dengan suasana
hati yang seperti sekarang, Sunrise memang lebih bisa
saya nikmati. Bagi saya sendiri itu berarti sebuah tawa, optimisme, pencerahan,
keriangan, semangat dan harapan baru. Sebuah afirmasi hidup singkatnya —sebuah Sunrise.
Pantai timur pangandaran, 22 Mei 2009/Pkl.06.02 wib
Posted at 06:59 pm by ErmandarA